Membudidayakan Lobster Mutiara

Gambar terkait

Lobster air laut hampir sama bentuknya dengan lobster air tawar, namun ukurannya lebih besar. Jika lobster air laut ini dikembangkan sesuai teknik budidaya yang tepat, dapat jadi bisnis yang cukup prospektif. Apalagi permohonan pasar jadi luas, baik di dalam negeri utamanya untuk keperluan restoran, catering, dan industri, maupun ekspor ke beragam negara, sekiranya Jepang, Singapura, Hongkong, dan Cina. Harganya terasa Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per kg, dibandingkan lobster air tawar Rp150 ribu per kg. Budidaya lobster air laut kini terasa trend di sejumlah kota,di antaranya Jakarta, Yokyakarta, dan Bali.
Pelaku budidaya lobster air laut di Yokyakarta, mengaku, awalnya dia dan teman-temannya mengupayakan lobster air tawar, namun sejak dua th. silam mereka tertarik untuk membudidayakan lobster air laut. Alasannya tak hanya mempunyai harga jual yang tinggi, terhitung terhitung mempunyai berlebihan berat badan. Misalnya, satu ekor lobster air asin sama beratnya dengan dua sampai tiga ekor lobster air tawar.
“Saya dan rekan mengupayakan lobster air laut pada luasan areal 50 mtr. per segi.Kami membagi jadi 7 kolam. Dalam sekali panen kita memperoleh omset Rp32 juta, setelah dikurangi harga beli bibit dan modal kerja. Jika sementara panen lobster-lobster yang telah dipesan dikirim melalui pesawat ke Bali, Jakarta, dan Semarang.

Biaya pengiriman itu ditanggung pelanggan. Yang menarik dari budidaya lobster air laut ini dikarenakan sebelum saat masa panen tiba, telah tersedia pelanggan yang memesan untuk membelinya. Bahkan, biasanya produksinya tidak mencukupi permintaan,” ujar nya.
Menyangkut persoalan budadaya, mahasiswa Akademi Manajemen dan Ilmu Komputer (AMIKOM) Yokyakarta ini mengemukakan,mereka membeli bibit lobster air laut dari nelayan-nelayan di area Cilacap, Jawa Tengah. Harga bibit lobster air laut type pasir, mutiara , bambu atau batik, maupun batu dan pakistan dengan berat badan 0.5 ons sebesar Rp30 ribu per kg.
Sedangkan ukuran 1 sampai 2 ons harganya Rp405 ribu per kg.
Karena perjalanan dari Cilacap ke Yokyakarya jauh, maka sebelum saat disebar ke kolam pembesaran, bibit lobster itu terutama dahulu di masukan ke kolam spesifik karantina selama satu minggu untuk penyesuaian.Sebab, jika langsung di masukan ke kolam pembesaran ditakutkan berlangsung kematian yang sanggup mencapai 50 %. Tetapi,jika di karantina, tingkat kematiannya cuma mencapai kira-kira 5%.

Untuk kesuksesan dan kelangsunan hidup lobster air laut mesti diperhatikan kolam budidaya. Misalnya, ketinggian air kolam kira-kira 40 cm – 2 m.Kadar garam dalam air pada 1.028 – 1.032, kadar garam itu di cek gunakan digital salt meter. Setelah itu disebarkan pecahan kerikil atau kerang didasar kolam sehingga lobster nyaman seperti dihabitat aslinya senang sembunyi di karang. Kolam budidaya terhitung mesti dijaga kecukupan oksigen dalam air dengan aerator. Bila mesti siapkan cadangan generator sekiranya listrik PLN padam. Makanan yang mesti diberikan berbentuk ikan kecil dari laut yakni ikan akhiran dari pelelangan, kerang, kece. Pemberian makan 2 kali sehari, dengan ukuran yang pas, jangan sampai berlebihan dan kekurangan guna merawat situasi air tetap segar.

Budidaya lobster air laut lainnya, Handoko Yudha mengemukakan,dirinya cuma membudidayakan pembesaran bibit lobster bobot 1 sampai 2 ons. Karena harganya melambung tinggi dibandingkan bibit dengan berat 0,5 ons.
Dia biasanya menampung bibit lobster kecil yang dibelinya dari nelayan di area Pangandaran , Gombong, atau Pelabuhan Ratu . Kemudian di besarkan di kolam miliknya di Kebayoran Lama , Jakarta Selatan.
Handaoko mempunyai 10 kolam ditambah installasi arus air laut dan onsigen sehingga sama dengan habitat aslinya di laut. Untuk mengisi kolam dia membeli air laut Rp400 ribu per 5 m per segi . Untuk makanan diberikan cacahan ruca – ruca, yakni ikan yang tak terjual di area pelelangan. Harganya Rp2000 per kg. Pemberian makan 3 kali sehari : pagi , siang dan sore . Pemberian makan mesti di kontrol jangan sampai pakan banyak tersisa di kolam dikarenakan dapat jadi racun .
Menurutnya, jika bibit lobster air laut itu dapat di ekspor, maka mesti diperhatikan jangan sampai kaki lobster putus 3 berderet. SEdangkan soal harga, Handoko menyatakan terlalu fluktuatif. Setiap 2 sampai 3 hari tentu berubah dengan turun atau naik naik kira-kira 10% sampai 20 %. Makanya biasanya tunggu sampai harga maksimal. Harga biasanya naik menjelang th. baru, lebaran, natal, atau imlek.

Harga benih lobster mutiara sementara ini mencapai Rp20.000/ekor, namun benih lobster pasir Rp17.000/ekor.

Berbeda dengan dengan situasi pada 2007, harganya cuma Rp3.000 sampai Rp5.000/ekor ukuran panjang tiga centimeter.

Satu orang nelayan paling sedikit sanggup menjual 20 benih lobster hasil tangkapannya di dalam satu hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.