Cara Menanam dan Merawat Lobak Organik

Cara Menanam dan Merawat Lobak Organik Agar Hasil Melimpah Bagi Pemula

Lobak (Raphanus sativus) adalah tumbuhan umbi yang masuk dalam famili Cruciferae. Tanaman umbi ini berasal dari Tiongkok. Lobak memiliki bentuk umbi seperti wortel, isi umbinya memiliki warna putih,dan kulitnya ada yang putih, hijau, merah atau ungu.

Manfaat lobak diantaranya yaitu membantu menyembuhkan batu ginjal, mengobati jamur dalam tubuh, mencegah kulit kering, eksim, Leukoderma, dan lain sebagainya.

Cara Budidaya Lobak Organik di Dalam Pot

  • Persiapan Media Tanam Lobak Organik

Tempat tanam untuk lobak organik dalam pot adalah pot itu sendiri. Pot yang baik untuk menanam lobak secara organik adalah pot yang memiliki lubang ke bagian bawah cukup besar agar air bisa mengalir keluar saat kadar air berlebihan. Pot tersebut dapat berupa pot bambu, pot dari ban bekas, pot tanah liat, pot kaleng bekas ataupun pot plastik. Pilihlah pot yang berukuran sedang.

Setelah pot siap, siapkan media tanam. Media tanam tersebut dapat berupa campuran tanah gembur berpasir dengan pH sekitar 5-6 dan pupuk organik seperti pupuk kandang atau pun pupuk kompos. Campurkan tanah dengan pupuk organik dengan komposisi 1 : 1.

  • Pemilihan dan Penanaman Benih Lobak

Benih lobak bisa diperoleh di toko pertanian. Setelah benih diperoleh, rendam benih dengan air hangat bersuhu sekitar 45 derajat celcius selama 5 menit. Setelah itu, angin-anginkan hingga kering. Selanjutnya, tanam benih di dalam pot. Benih yang baik adalah benih yang tenggelam saat direndam.

  • Pemeliharaan Lobak Organik

Agar pertumbuhan tanaman lobak optimal, lakukan pemupukan 12 hari setelah menanam bibit lobak lalu lakukan lagi pemupukan setelah 2 minggu. Lakukan penyiraman lobak secara rutin yaitu setiap 2 kali sehari saat musim kemarau dan secukupnya saat musim hujan. Selain itu, bersihkan pot dari tanaman liar agar lobak organik bisa tumbuh subur.

  • Masa Panen Lobak Organik

Tanaman lobak bisa dipanen setelah 70 hari tanam, pamanenan ini dapat dilakukan pada pagi atau sore hari caranya yaitu dengan mencabut lobak yang tumbuh di tanah.

Menanam lobak bukanlah perkara yang sulit mengingat sifat toleran lobak yang begitu tinggi terhadap lingkungannya. Namun memang ada beberapa kondisi lingkungan yang dapat membuat lobak tumbuh dengan optimal dan mencapai kualitas hasil yang juga tinggi. Anda bisa membaca syarat tumbuh lobak terlebih dahulu untuk menentukan wilayah tanam lobak. Jika hal tersebut sudah Anda lakukan, maka ikutilah tahapan berikut dalam cara menanam lobak yang baik dan benar.

  1. Pemilihan Bibit Unggul Lobak

Bibit bisa Anda beli dari petani lokal atau di toko bibit tanaman terdekat. Pilihlah benih yang berkualitas agar menghasilkan lobak yang juga sehat. Sebelumnya, Anda juga harus sudah menentukan benih lobak yang Anda inginkan mengingat jenis lobak yang cukup beragam, seperti lobak merah ataupun lobak putih. Untuk mengetahui biji lobak yang Anda pilih sehat atau tidak, Anda bisa pertimbangkan hal-hal berikut ini.

  • Biji terlihat utuh atau tidak cacat maupun terluka
  • Memiliki daya yang tinggi (sekitar 80%) untuk berkecambah
  • Mengandung kadar air sekitar 9 sampai 12%
  • Benih lobak tidak tercampur dengan biji-biji atau benda lain

Jika pertimbangan tersebut sudah terlewati maka Anda dapat memulai tahap selanjutnya, yaitu menyiapkan media tanam yang tepat untuk menanam lobak ini.

  1. Persiapan Media Tanam

Media tanam memegang peranan penting terhadap tumbuh kembang tanaman lobak. Meskipun tanaman lobak tergolong tanaman yang mudah tumbuh namun Anda perlu memahami dan mengetahui takaran media tanam yang tepat untuk menghasilkan lobak yang berkualitas. Berikut adalah media tanam yang perlu disiapkan untuk menyemai benih lobak.

  • Tanah
  • Pupuk kandang
  • Polybag ukuran kecil
  • Cetok
  • Air secukupnya
  1. Penyemaian Bibit Lobak

Penyemaian bibit lobak siap untuk dilakukan jika media tanam sudah siap. Penyemaian terhadap benih lobak sebaiknya tetap dilakukan guna merangsang pertumbuhan kecambah pada biji lobak. Setelah benih berkecambah, maka saat itulah pindahkan bibit ke media yang lebih besar dan permanen. Beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk menyemai bibit lobak.

  • Campurkan tanah dan pupuk kandang sebagai media tanamnya dengan perbandingan yang sama, yaitu 1:1
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk ke dalam polybag yang telah disiapkan
  • Berilah lubang-lubang kecil di bagian bawah polybag sebagai drainase
  • Buatlah lubang di bagian tengah dengan kedalaman 2 cm
  • Taburkan benih lobak sebanyak dua sampai tiga biji
  • Siramlah dengan lembut dan teratur
  • Letakkan di tempat dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi
  • Pantaulah perkembangan bibit lobak hingga berkecambah
  • Biasanya lobak akan mulai berkecambah dalam kurun waktu satu minggu setelah penyemaian
  • Biasanya lobak akan mulai berkecambah dalam kurun waktu satu minggu setelah penyemaian. Setelah usia genap satu minggu, Anda sudah bisa mulai memindahkan bibit lobak ke tempat tanam yang lebih besar untuk mengoptimalkan pertumbuhan lobak.
  1. Pemindahan Bibit Lobak

Benih yang berkecambah biasanya terjadi setelah satu minggu penyemaian benih lobak dilakukan. Itulah saat yang tepat untuk memindahkan bibit lobak ke media tanam yang lebih besar dan yang permanen.

  • Siapkan tanah dan pupuk kandang kemudian campurkan dengan perbandingan 1:1
  • Siapkan polybag dengan ukuran yang besar
  • Beri lubang-lubang kecil di bagian bawah polybag
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang setinggi kurang lebih 40 cm
  • Buatlah lubang di bagian tengah sedalam kurang lebih 5 cm
  • Siapkan bibit lobak yang sudah berkecambah
  • Angkat bibit lobak dengan perlahan
  • Tanam di media tanam yang sudah disediakan
  • Tutupi dengan tanah
  • Padatkan dengan menepuk tanah secara perlahan
  • Siramlah bibit lobak dengan air secukupnya dan lakukan secara berkala
  • Letakkan bibit lobak di tempat dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi

Yang perlu diperhatikan dalam pemindahan bibit lobak adalah tempat tanam yang luas, tidak semata-mata lebar namun juga harus tinggi.

  1. Perawatan Bibit Lobak

Meskipun lobak tergolong tanaman yang mudah tumbuh, namun jangan lupa untuk tetap melakukan perawatan terhadap tanaman ini sebagai upaya untuk mendapatkan lobak yang berkualitas.

  • Siramlah tanaman lobak dua kali sehari, setiap pagi dan sore. Pastikan takaran air tidak berlebihan mengingat tanaman lobak tidak menyukai air yang menggenang di sekitarnya.
  • Pemupukan cukup dilakukan di awal saja saat proses menanam lobak. Mengingat lobak merupakan tanaman yang mudah tumbuh dengan cepat, maka tidak perlu untuk memberi pupuk susulan. Bahan organik seperti kompos biasanya akan diberikan saat tanaman lobak terindikasi terkena infeksi jamur. Hal ini juga dapat dilakukan sebagai tindak pencegahan.
  • Bersihkan gulma atau tanaman pengganggu di sekitar tanaman lobak agar tidak terjadi persaingan dalam penyerapan unsur hara dalam tanah serta mencegah serangga pengganggu menyerang tanaman lobak.
  • Taburkan kapur atau abu kayu di dasar tanaman lobak untuk mengatasi serangan ulat pengganggu.
  • Lakukan penyulaman dengan memantau pertumbuhan lobak. Jika tanaman lobak terserang infeksi jamur, maka segera cabut tanaman lobak tersebut.
  • Pastikan sistem pengairan atau drainasenya sudah baik untuk menghindari pertumbuhan jamur yang dapat membahayakan pertumbuhan lobak.
  1. Proses Panen Lobak

Pertumbuhan lobak memang sedikit lambat dalam kurun 50 hari pertama. Daun akan menjadi lebih panjang namun secara perlahan. Lobak akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat setelah menginjak usia 60 hari. Hal ini ditandai oleh daun-daun yang tumbuh dengan rimbun serta pertumbuhan umbi di bagian pangkal batang daun juga sudah mulai terlihat. Yang berarti, lobak sudah hampir siap panen.

Usia panen lobak memiliki rentang waktu yang luas, tergantung dari jenis lobak yang ditanam. Rata-rata lobak termasuk cepat untuk dipanen. Beberapa jenis lobak sudah dapat dipanen saat usia tiga minggu. Namun ada juga yang baru bisa dipanen setalah usia 60 hari, seperti lobak putih.

Jika tanaman Anda sudah siap panen maka segeralah untuk dipanen. Jangan membiarkan lobak terlalu lama di dalam tanah karena dapat mengakibatkan pembusukan pada umbi. Berikut adalah cara memanen lobak.

  • Cabutlah umbi (lobak) dengan perlahan
  • Bersihkan umbinya dari tanah yang menempel dengan menepuk dengan perlahan
  • Potong daunnya dengan menggunakan gunting
  • Cuci dengan air sampai bersih
  • Keringkan lobak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *