4 Metode Untuk Toilet Training Si Buah Hati

Sudah sering mengajar anak guna buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet namun si kecil tidak jarang menolak? Jangan putus asa, mungkin teknik Anda tidak cukup tepat. Metode yang tepat pasti akan menciptakan Anda dan si kecil senang saat mengerjakan toilet training. Berikut ialah beberapa cara toilet training yang mungkin sesuai untuk kita dan anak:

  1. Metode kasual

Metode ini tidak ‘memaksa’ anak. Cukup tanyakan apakah anak hendak ke toilet ketika ia menyerahkan sinyal hendak BAK atau BAB. Taruh potty seat melulu untuk memancing ketertarikan anak guna memakainya.

Bagi sejumlah anak, mereka barangkali akan cepat bisa, namun ada pun yang ketertarikan anak kadang hadir dan menghilang. Cocok andai Anda tidak merasa buru-buru dan tidak masalah bila harus menyetok tidak sedikit popok masing-masing bulannya.

  1. Metode 3 hari

Luangkan waktu sekitar 3 hari (idealnya ketika akhir pekan) untuk mengajar anak. Ajak ia ke kamar mandi masing-masing 3-4 jam sekali. Jika semuanya berlangsung lancar, pada hari ke-3, anak bakal terbiasa.

Sesuai namanya, anak diinginkan sudah terampil potty training pada hari ketiga. Cocok andai ia ialah anak yang kooperatif dan terbiasa dengan rutinitas. Namun andai ia gampang teralihkan atau mudah frustrasi, pilih strategi yang lain.

  1. Metode deadline

Metode ini berfokus pada hasil akhir, contohnya tujuannya supaya saat masuk preschool nanti, anak telah terampil potty training. Katakan pada anak supaya bisa masuk preschool, ia harus berlatih ke kamar mandi setiap hendak BAK atau BAB. Jika perlu, buat pun jadwal jam berapa saja anak butuh ke toilet.

Awalnya anak mungkin kendala dan bakal ada tidak sedikit kekacauan, namun dalam masa-masa 1-2 minggu, ia bakal terbiasa dengan rutinitas ke toilet dan siap ketika preschool mulai. Cocok andai Anda dapat tetap tidak jarang kali tenang ketika mengajarkan anak meskipun hari-H semakin dekat. Ingat pun bahwa pelajaran ini empiris positif bikin anak, sampai-sampai Anda tidak akan gampang emosi.

  1. Metode reward

Berikan reward bikin anak masing-masing kali ia inginkan duduk di potty seat dan sukses BAK ataupun BAB. Reward tidak tidak jarang kali harus dalam format hadiah besar, lumayan berikan stiker atau mengajaknya pergi ke lokasi tinggal nenek atau jalan-jalan di taman.

Anda dan anak bakal terbebas dari popok dalam waktu sejumlah minggu. Cocok untuk Anda yang kreatif dalam menyerahkan reward bikin anak. Misalnya guna menunjang kesuksesannya dalam potty training, kita belikan anak celana dalam dengan karakter kesukaannya. Katakan, andai ia hendak BAK atau BAB, celana tersebut langsung dicopot supaya karakter kesukaannya tidak terpapar kotoran.

Pelatihan memakai toilet melulu akan sukses jika dan saat anak telah siap. Berdasarkan keterangan dari BabyCentre, banyak sekali balita belajar kemampuan yang diperlukan untuk toilet training antara 18 bulan dan tiga tahun. Ingatlah, bila setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda, dapat saja Si Kecil bisa melakukannya lebih cepat bahkan lebih lambat dari masa-masa yang ditentukan.

Jika dia masih menunjukkan tidak sedikit perlawanan ketika ke kamar mandi, atau merasakan lebih tidak sedikit kegagalan daripada kesuksesan sampai seminggu saat mengerjakan pelatihan toilet, barangkali dia masih belum siap. Dalam urusan ini, beri masa-masa istirahat dan jajaki lagi setelah sejumlah minggu.

Jadi tidak boleh terburu-buru saat memperkenalkan Si Kecil memakai toilet sebelum dia benar-benar telah siap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.