Pengelompokan Kompresor Pendingin Berdasar Sistem Kerja

Kompresor Pendingin Berdasarkan Sistem Kerja

Kompresor merupakan salah satu komponen mesin pendingin. Alat ini sangat penting untuk mesin pendingin karena diibaratkan sebagai jantung mesin agar beroperasi dengan baik dalam menghasilkan suhu pendinginan yang diinginkan. Penggunaan kompresor pendingin sudah menjadi hal mutlak dalam mesin pendingin.

Indonesia memiliki berbagai usaha industri yang berhubungan dengan pendinginan baik untuk kantor, cafe, pabrik, rumah, restoran, dan lainnya (sumber : polarin.co.id). Oleh karena itu, kebutuhan kompresor pendingin di Indonesia cukup besar.

Kompresor Pendingin Berdasarkan Sistem Kerja

1. Kompresor Pendingin Scroll / Spiral
Sistem kerjanya adalah 1 spiral bergerak & 1 spiral lainnya tidak bergerak, sehingga dengan adanya hal tersebut, akan menghasilkan tekanan diantaranya.

2. Kompresor Pendingin Piston / Torak / Reciprocating
Sistem kerjanya adalah bergerak maju mundur.

3. Kompresor Pendingin Rotary
Sistem kerjanya adalah memutar sehingga memberi paksaan kepada fluida agar fluida bergerak dan dimampatkan ke sisi lainnya.

4. Kompresor Pendingin Sentrifugal
Sistem kerjanya memanfaatkan gaya sentrifugal dalam memampatkan fluida.

Selain diklasifikasikan seperti diatas, kompresor pendingin juga dibagi lagi berdasarkan hubungan antara motor penggerak dengan kompresor, apakah sistem tertutup (kompresor hermetic) atau sistem setengah tertutup (kompresor semi hermetic).

Saat ini, kebutuhan kompresor pendingin di Indonesia semakin meningkat seiring bertumbuhnya industri dan perumahan. Oleh karena itu, berbagai brand kompresor dunia sudah masuk ke Indonesia, diantaranya yaitu Copeland, Bristol, Secop, Tecumseh, Bitzer, Danfoss, Kulthorn Kirby.

© Artikel oleh Polarin.co.id (Distributor Kompresor Pendingin)

Kompresor Pendingin Berdasarkan Sistem Kerja

Leave a Reply