Ciri-ciri Ikan yang Segar Dan Layak Untuk Dikonsumsi

Ikan merupakan produk konsumsi yang ringan rusak dan busuk. Apabila ikan fresh tidak dimasukkan ke dalam lemari es lebih berasal dari 24 jam, ikan sudah tidak layak dikonsumsi.

Tubuh ikan mempunyai takaran air yang tinggi dan pH tubuh mendekati netral, sehingga tubuh ikan jadi media yang baik dalam pertumbuhan bakteri pembusuk maupun organisme lain.

Setelah ikan mati, bermacam proses perubahan fisik, kimia, dan organoleptik berlangsung cepat dalam tubuh ikan yang mengarah ke pembusukan.

Sebagai customer produk ikan, Anda harus lebih berhati-hati untuk pilih ikan di pasar.  Tetapi anda tidak perlu repot atau cape dan bingung mencari ikan yang segar anda bisa membeli pada kami, kami Jual Ikan Segar. Masih tersedia ditemukan penjaja licik yang memberi bahan pengawet beresiko layaknya formalin dan boraks pada ikan, sehingga ikan yang belum terjual tidak cepat membusuk.

Ciri-ciri ikan fresh yang safe dikonsumsi bisa dicermati secara kasat mata.

Ikan fresh yang dijual di daerah terbuka kebanyakan dikerubungi oleh lalat. Jika tidak dikerubungi lalat, Anda boleh sangsi pada kesegaran keadaan ikan.

Ikan fresh yang safe dikonsumsi keadaan dagingnya elastis, sisik mengkilat dan melekat kuat. Mata ikan fresh tampak jernih mengkilap, dan bola mata cembung.

Insang ikan tampak merah segar. Apabila insang ikan sudah merah kecoklatan atau coklat keabu-abuan, Anda harus sangsi pada keadaan kesegaran dan kelayakan ikan sebagai bahan makanan.

Ikan merupakan sumber protein hewani yang lumayan potensial untuk dikonsumsi. Namun tidak sembarang ikan ini baik dikonsumsi. Baik disini dalam arti bahwa ikan ini tetap mempunyai kandungan zat-zat yang fresh untuk dikonsumsi tubuh. Sederhananya, ikan yang baik itu dikonsumsi dalam keadaan segar, bermakna pas ikan itu disita berasal dari alam, entah ikan darat atau ikan laut, tidak mempunyai jeda sangat lama berasal dari proses penangkapan hingga hingga proses konsumsi.

Yang lebih baik ulang ikan yang baru berasal dari penangkapan langsung dikonsumsi baik mentah (seperti masakan-masakan Jepang) atau dimasak (bakar/ goreng) dulu. Kalau pun jedanya lama ikan selanjutnya disimpan di es/ lemari pendingin/ box es. Meskipun disimpan di lemari pendingin waktunya pun tidak boleh sangat lama, karena zat-zat yang baik bagi tubuh yang terdapat dalam ikan lama-kelamaan akan hilang. Dan terhitung keadaan ikan yang tidak fresh terhitung akan merubah rasanya. Kalau itu berlangsung mirip saja kita konsumsi bangkai ikan.

Saya sendiri mempunyai hobi memancing, oleh karena itu sangat dekat bersama dengan ikan. Dan sebetulnya tidak serupa ikan yang dipancing kemudian langsung dikonsumsi (bakar/ goreng) bersama dengan ikan yang kita membeli di pasar. Lebih enak ikan yang langsung dikonsumsi pas tetap segar.

Ikan yang biasa kita membeli di pasar kebanyakan sudah tidak fresh lagi, karena kebanyakan jeda sangat lama berasal dari daerah pelelangan ikan (TPI) hingga hingga ke pasar. Kadang-kadang di pasar tersedia oknum penjaja yang nakal, ikan-ikan yang sudah lama itu diberi pengawet sehingga tampak segar, karena ikan yang dijual di pasar belum tentu laku pas itu, maka untuk meminimalisir kerugian, cara-cara nakal itulah yang biasa dijalankan penjual. Naah disini anda tidak perlu repot mencari ikan yang segar kami Jual Ikan Tuna dan ikan laut lainnya yang segar.

Jadi kalau bisa cari penjaja ikan yang sebetulnya dipercaya atau langsung di TPI, kalau daerah tinggal kita dekat bersama dengan laut. Bukannya saya melarang untuk membeli ikan di pasar, tapi setidaknya kita lebih hati-hati dan cermat dalam pilih ikan yang segar. Berikut ini saya coba cari {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} informasi berkenaan ciri-ciri ikan yang fresh berasal dari bermacam sumber :

– Pilihlah ikan yang dagingnya tetap kenyal tidak lembek. Bila ditekan ulang ke bentuk semula.

– Matanya jernih , bersih, menonjol (tidak tenggelam/ masuk ke dalam).

– Insangnya berwarna merah fresh (terang).

– Sisiknya tidak ringan lepas, rapat, mengkilap dan tidak berlendir (kalau pun berlendir tetap wajar). Kemudian misalnya ikan yang kita membeli tidak ber-aroma amis mirip sekali patut berhati-hati bisa saja ikan selanjutnya sudah dicampur zat-zat tertentu. Bila sangsi jangan dibeli.

– Tidak tersedia luka di kulit ikan. Warna kulit ikan terang, jernih, tidak pucat. Bila dimasukkan ke dalam air ikan akan terapung, sedangkan ikan yang tidak segar akan mengambang di permukaan air.

– Tidak mengeluarkan bau busuk.

– Jika dagingnya dipotong keluar fresh tidak kering. Kulit dan daging tidak ringan robek misalnya ditekan terutama pada anggota perut. Karena daging ikan yang segar saling terekat satu mirip lain, kulitnya merekat erat bersama dengan daging. Begitu terhitung daging pada tulang dan durinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *